Inilah, 11 Tips Agar Anak Betah di Rumah

Diposting pada

Tips Agar Anak Betah di Rumah

Tips agar anak betah di rumah menjadi hal penting untuk diketahui, dengan begitu mereka tidak terkena pergaulan bebas. Sebab di era modern ini, remaja lebih suka nongkrong di cafe, warung kopi, atau tempat lainnya baik bersama dengan teman, saudara, maupun orang tersayang.

Beberapa Tips agar Anak Betah di Rumah

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi anak menjadi tidak betah di rumah mulai dari faktor kebiasaan, broken home, tidak mendapatkan perhatian orang tua, terpengaruh teman atau lainnya. Lalu bagaimana tips menjalankannya?

1. Melakukan Kegiatan Bersama

Anak akan merasakan nyaman dan senang ketika orang tua melibatkan dirinya untuk mengerjakan kegiatan di rumah. Lakukan mulai dari hal sederhana seperti membersihkan taman, menyapu rumah, sampai memilih menu masakan. Mereka akan merasa diapresiasi dan membentuk kehangatan keluarga.

Hal sederhana dapat membuat keluarga menjadi dekat sehingga lebih nyaman di rumah dibanding keluar atau keluyuran tidak jelas. Jangn lupa juga untukĀ  mengajari mereka untuk selalu izin saat akan pergi dengan alasan yang jelas. Batasi waktu pulang untuk melatih sikap disiplin serta tanggung jawab.

2. Hidari Menekan Anak

Sebagian orang tua mungkin tidak menyadari hal tersebut karena seringkali tanpa sadar dilakukan baik melalui perilaku maupun kata-kata. Meski terlihat sepele atau ada tujuan baik di dalamnya, namun dapat menimbulkan dampak negatif terutama bagi perkembangan psikologisnya.

Keterpaksaan dalam melakukan suatu hal akan membuatnya tertekan dan tidak dapat mengembangkan dirinya dengan baik. Ajari mereka untuk mengambil keputusan tanpa adanya paksaan, karena selain mendewasakan juga baik untuk kedepannya agar mereka memiliki prinsip yang selalu dipegang.

3. Memberi Anak Perhatian

Perhatian dari orang tua menjadi salah satu hal yang diinginkan oleh buah hat, karena butuh seseorang untuk melepaskan keluh kesahnya serta mencari solusi terbaik dari masalahnya. Bangun kedekatan agar mereka tidak mempercayakan hal privasi kepada orang yang salah.

Jika keadaan dalam keluarga hangat dan saling perhatian satu sama lain, tentu secara otomatis anak akan betah di rumah dan tidak mencari pelarian dengan nongkrong atau keluar dengan tujuan kurang jelas. Hal tersebut bisa membentuk kedekatan serta bangunan yang solid dan tidak mudah terpecah.

4. Beri Pujian dan Dukungan

Pujian dan dukungan dari orang tua merupakan penyemangat paling kuat bagi anak. Selalu dukung mereka selagi masih dalam batasan nilai-nilai positif, kembangkan bakat serta passionnya dengan mengikutkan kursus atau les sehingga memiliki kesibukan positif.

Saat mereka mencapai prestasi yang membanggakan jangan ragu untuk memberi pujian. Namun tetap perhatikan kadarnya serta ajarkan bahwa di dunia luar juga ada penolakan serta hinaan, tujuannya untuk membangun mental yang kuat. Meski terlihat sederhana pengaruhnya sangat besar di kemudian hari.

5. Bijak dalam Memilih Kata

Anak merupakan usia yang memiliki rasa keingintahuan sangat tinggi, kemampuan untuk mengingat serta menirukan perilaku orang di sekitarnya sangat baik. Hal ini akan beresiko jika sebagai orang tua Anda tidak mencontohkan hal baik salah satunya melalui penggunaan kata-kata.

Selain cepat dalam mengingat sesuai anak memiliki perasaan yang sensitif, jika orang terdekatnya berkata kasar yang bernada merendahkan atau memaki maka mental mereka akan down. Jika terjadi terus menerus maka bisa saja akan memberontak, psikologisnya terganggu, dan tidak betah di rumah.

6. Siapkan Fasilitas yang Mendukung

Kemajuan teknologi menuntut manusia untuk memiliki perangkat pendukung agar aktivitasnya semakin mudah, namun pantau saat mereka mengakses internet. Dunia digital memberi berbagai sajian yang belum terdapat filter di dalamnya sehingga konten untuk anak dan dewasa banyak yang rancu.

Orang tua bisa memantaunya dengan beberapa cara salah satunya menghubungkan platform online dengan gmail. Semua pemberitahuan dapat terlihat dan daftarnya masuk ke perangkat yang terhubung. Selain itu jika usianya menginjak dewasa beri edukasi terkait seks serta dampaknya.

7. Berikan Ruang Privasi Anak

Tips agar anak betah di rumah selanjutnya yaitu memberi ruang privasi atau kamar pribadi. Selain untuk melatih keberanian, juga menunjang kemandirian agar tidak selalu bergantung dengan orang lain. Tujuan lainnya untuk memberi kebebasan dalam artian mencari ketenangan atau belajar tanggung jawab.

Izinkan untuk mereka melakukan hal yang disukai selama dalam batasan wajar dan tidak membahayakan, namun jangan sampai lolos dari pengawasan. Meski Anda harus mengetahui berbagai hal terkait kehidupannya namun jangan lupa untuk menghargai privasinya.

8. Bangun Komunikasi Positif

Anak yang banyak menghabiskan waktu diluar rumah salah satu penyebabnya adalah kurangnya komunikasi karena kesibukan orang tuanya, jarangnya bertemu, atau mis komunikasi. Hal ini membuatnya mencari pelampiasan dengan nongkrong bersama teman atau menjalankan hobinya saja.

Meski sibuk, selalu sempatkan menyapa anak atau sekedar merespon jika mereka menanyak suatu hal. Saat berbicara usahakan untuk menyentuh tubuh bagian tubuhnya misal kepala, pundak, atau bahu. Tujuannya agar merasa nyaman karena mendapatkan perhatian khusus.

9. Buat Suasana Senyaman Mungkin

Suasana nyaman serta kebersamaan yang terbentuk membuat anak lebih betah berada di rumah. Terdapat beberapa hal penting perlu diperhatikan seperti fasilitas, dekorasi rumah, penataan kamar, atau hiasan pada lampu. Lalu tata ruangan privasinya sesuai keinginan dan tambahkan perabotan lengkap.

Saat menyusun peraturan dalam keluarga jangan terlalu mengekang anak untuk selalu berada di rumah, sesekali beri dia ruang untuk bersosialisasi bersama teman-temannya. Tujuannya untuk membangun soft skill seperti bijak dalam mengambil keputusan, kemampuan berkomunikasi, serta hal positif lainnya.

10. Menjadi Orang Tua yang Mengikuti Perkembangan Zaman

Meski zaman perkembang dengan pesat usahakan mengikutinya dengan batasan tertentu. Fungsinya jika mereka bertanya terkait suatu hal Anda bisa menjawabnya, bahkan dapat memberikan solusi terbaik. Sebab, menjadi orang tua bukanlah perkara mudah dan butuh ketelatenan khusus.

Meski mengikuti trend perkembangan zaman, namun tetap terapkan sopan santun serta bijak dalam berkomentar. Hal tersebut agar jika nantinya bersosialisasi dengan orang lain dapat membentuk lingkup saling menghargai satu sama lain tanpa membedakan suku, ras, kebudayaan, maupun agama.

11. Memasak Makanan Kesukanan Anak

Agar anak tidak mencari makan dari luar sebaiknya masakkan menu favoritnya, Anda juga bisa mengajak mereka untuk membuat hidangan bersama meski belum dapat mengerjakan banyak hal. Kebersamaan akan terbangun dengan sendirinya jika dilakukan secara rutin.

Selain itu, Anda juga dapat membawakan bekal untuk dibawa ke sekolah agar tidak jajan sembarangan dan mendapatkan asupan dengan gizi sesuai kebutuhan tubuh. Sediakan bahan masakan yang memiliki kualitas bagus untuk menunjang kinerja otaknya. Contohnya tips agar anak suka makan sayur yang terdapat pada situs Jendelo.com.

Itulah beberapa penjelasan terkait tips agar anak betah di rumah yang perlu diterapkan saat ini. Selain itu Anda juga harus tau mengapa anak malas belajar? Yuk, temukan solusinya.Membangun lingkungan yang saling melengkapi sangat penting agar tidak terjadi kesalahpahaman. Oleh karena itu, usahakan untuk memberi ruang kebebasan terhadap privasinya dan ajari untuk mengambil keputusan sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *