tanda awal kehamilan

10 Tanda Awal Kehamilan yang Umum Dialami Perempuan

Diposting pada

Kehamilan adalah sesuatu yang dinanti-nanti banyak pasangan. Namun, banyak yang belum berhasil memperoleh keturunan karena beragam faktor. Bisa jadi Anda sebenarnya sedang hamil tetapi tidak tahu karena belum memahami tanda-tandanya. Karena itu, setidaknya ada 10 tanda awal kehamilan yang perlu dipahami.

10 Tanda Awal Kehamilan secara Umum

Sebenarnya, tidak semua perempuan mengalami tanda-tanda awal kehamilan. Namun, sebagian besar akan merasakan tanda-tanda tersebut. Dan penting untuk diketahui bahwa tanda awal hamil tidak hanya mual-mual saja. Berikut adalah tanda awal kehamilan yang banyak dialami:

1. Sering Mual

Tanda awal kehamilan yang pertama adalah kerap merasa mual. Fenomena yang dikenal dengan morning sickness ini terjadi lantaran berubahnya hormon kehamilan. Umumnya, perasaan mual terjadi saat pagi namun bisa juga terjadi kapan saja, baik itu saat siang atau malam bahkan setiap saat.

Rasa mual yang terjadi tersebut kerap membuat ibu hamil tidak doyan makan. Tidak jarang pula yang muntah-muntah setelah mengkonsumsi makanan. Hal ini merupakan sesuatu yang wajar, namun pastikan tetap mendapatkan asupan gizi yang maksimal sehingga janin dapat tumbuh dengan baik. Fase mual tersebut umumnya terjadi selama 14 mingguan.

2. Telat Menstruasi

Selain ditandai oleh rasa mual yang terus menerus, telat haid atau menstruasi juga merupakan tanda awal kehamilan. Seperti yang diketahui selama ini, perempuan yang hamil tidak akan mengalami menstruasi. Hal ini disebabkan karena saat hamil ovarium tidak lagi mengeluarkan sel telur yang memicu datang bulan.

Sel telur tidak lagi diproduksi di dalam rahim karena pengaruh dari hormon HCG atau Human Chorionic Gonadotropin. Fungsi dari hormon tersebut adalah menjaga selama kehamilan. Setelah sekitar empat minggu atau satu bulan sesudah pembuahan, perempuan akan mulai telat datang bulan. Oleh karena itu, saat mengalami hal ini sebaiknya segera cek apakah itu menjadi tanda awal kehamilan atau tidak.

3. Bentuk Payudara Alami Perubahan

Payudara perempuan akan cenderung mengalami perubahan sejak awal kehamilan. Tanda-tanda ini memang tidak begitu disadari oleh kebanyakan wanita hamil, namun akan sangat terlihat saat diamati. Terlebih jika sudah memasuki usia beberapa bulan kehamilan.

Perubahan pada bentuk payudara tersebut disebabkan karena kadar hormon yang berubah. Beberapa perempuan mengeluhkan payudaranya geli, sakit bahkan bengkak pada sekitar satu minggu sesudah pembuahan. Perubahan lainnya adalah payudara menjadi terasa lebih berat disertai munculnya garis-garis hitam di sekitar puting.

4. Terjadi Keputihan Terus Menerus

Pada saat hamil muda, sebagian wanita akan mengalami keputihan. Meski tidak semua wanita yang keputihan karena hamil. Akan tetapi, keputihan pada saat awal kehamilan tersebut disebabkan karena adanya penebalan pada dinding vagina. Hal ini terjadi setelah pembuahan antara sel telur dan sperma terjadi.

Selain itu, sel-sel yang melapisi bagian vagina juga mulai tumbuh. Hal tersebut memicu keluarnya cairan putih yang dikenal dengan keputihan. Anda yang mengalami hal ini tidak perlu khawatir karena merupakan sesuatu yang normal terjadi. Bahkan, bisa dialami selama kehamilan. Meski demikian, jika muncul bau tak sedap disertai rasa gatal dan perih, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

5. Mudah Kelelahan

Mudah lelah merupakan satu dari 10 tanda awal kehamilan yang kerap dialami wanita. Sistem metabolisme tubuh pada perempuan hamil akan berubah. Hal ini dipengaruhi oleh peningkatan hormon Progesteron di dalam tubuh mereka. Bahkan, detak jantung pun juga akan cenderung meningkat.

Peningkatan hormon tersebut membuat ibu hamil mudah lelah dan mengantuk. Hal ini biasa terjadi selama empat bulan atau trimester pertama. Meski demikian, usahakan untuk tetap menghindari aktivitas yang menyebabkan kelelahan. Termasuk menghindari konsumsi kafein agar tidak membahayakan janin. Mengingat tubuh ibu sedang bekerja sangat ekstra untuk persiapan tumbuh kembang janin nantinya.

6. Ada Bercak Darah

Selain beberapa tanda di atas, awal kehamilan juga bisa ditandai dengan adanya bercak darah. Bercak darah tersebut bisa dikatakan mirip dengan darah menstruasi, namun jumlah atau volumenya tidak sebanyak saat datang bulan.

Penyebab bercak darah tersebut adalah karena penempelan sel telur pada dinding rahim setelah terjadi pembuahan. Berikutnya, sel telur yang telah menempel tersebut akan berkembang menjadi embrio. Meski demikian, beberapa wanita tidak menyadari dan mengira darah yang keluar adalah darah haid.

7. Mood Swing

Tidak hanya itu, awal kehamilan bisa juga ditandai dengan adanya mood swing atau yang biasa dikenal dengan suasana hati yang sering berubah. Hal tersebut disebabkan karena peningkatan hormon di dalam tubuh sehingga wanita hamil muda cenderung emosional.

Maka dari itu, tidak heran jika mereka menjadi mudah marah, senang, sedih bahkan menangis. Beberapa perempuan mengalami hal ini pada tiga bulan pertama kehamilan. Untuk mengatasi hal ini, ibu hamil harus pandai mengkondisikan diri dan mengendalikan emosi.

8. Buang Air Kecil dengan Intensitas Tinggi

Wanita yang sedang hamil akan mengalami pelonjakan jumlah darah. Hal itu disebabkan karena proses memompa darah pun semakin meningkat sehingga cairan yang dihasilkan oleh ginjal juga lebih banyak dibandingkan dengan kondisi biasa.

Cairan yang lebih banyak di kandung kemih ibu hamil membuat mereka sering buang air kecil. Hal ini sangat wajar karena aktivitas tersebut. Meski sering pipis, usahakan asupan cairan khususnya di awal masa kehamilan tercukupi dengan baik. Hal ini sangat penting sebagai upaya pencegahan terhadap dehidrasi.

9. Mulut Terasa Aneh

Beberapa wanita hamil merasa aneh pada mulut mereka. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan hormon di dalam tubuh saat hamil. Dimana perubahan tersebut sangat berpengaruh kepada indera penciuman dan juga indera perasa. Bahkan, tidak jarang yang merasa seperti ada aroma serta rasa logam di dalam mulut.

Hal itulah yang menyebabkan para ibu hamil terkadang tidak suka terhadap jenis makanan tertentu. Agar tetap mendapatkan asupan yang memadai, Anda bisa mengkonsumsi makanan yang disukai dalam porsi kecil namun sering. Dengan demikian, janin tetap dapat tumbuh dengan sehat dan sempurna.

10. Lebih Sensitif Terhadap Bau

Selain itu, perempuan hamil seringkali lebih sensitif terhadap aroma atau bau tertentu. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, hal itu dipengaruhi oleh meningkatnya hormon yang membuat indera penciuman semakin sensitif.

Sensitifitas tersebutlah yang memicu rasa mual pada ibu hamil. Misalnya, sensitif terhadap jenis makanan yang beraroma tajam, bau parfum dan masih banyak lagi yang lainnya. Meski demikian, setiap ibu hamil memiliki pengalaman yang berbeda-beda sehingga tidak bisa disama ratakan.

10 tanda awal kehamilan di atas adalah yang umum dialami perempuan hamil. Namun, ada juga yang tidak merasakan tanda apapun di awal kehamilan. Meski demikian, tanda yang paling mudah dideteksi adalah telat haid atau datang bulan. Karena secara umum, mayoritas wanita hamil tidak akan mengalami menstruasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *