mengapa anak susah tidur

Mengapa Anak Susah Tidur? Simak Penjelasannya Berikut Ini!

Diposting pada

Pola hidup setiap anak memang berbeda-beda. Namun, pastikan buah hati Anda memiliki pola hidup yang baik dan tertata agar ke depan tidak menimbulkan masalah. Salah satu masalah pada anak yang banyak dikeluhkan para ibu adalah susah tidur. Berikut adalah beberapa jawaban dan solusi atas pertanyaan mengapa anak susah tidur tersebut.

Mengapa Anak Susah Tidur? Berikut Ulasannya!

Sebenarnya, anak yang sudah tidur disebabkan oleh banyak faktor. Mulai dari faktor internal hingga eksternal. Hal ini perlu dipahami oleh setiap orang tua agar pola tidur anak semakin maksimal. Berikut adalah beberapa penyebab mengapa anak sudah untuk tidur yang harus diketahui:

1. Adanya Problem pada Ritme Tidur

Faktor pertama yang membuat anak susah tidur adalah terjadinya masalah pada ritme sirkandian. Ritme tersebut adalah suatu sistem otomatis yang akan mengatur kapan seorang anak harus tidur dan bangun. Dengan ritme ini, anak pun akan memiliki pola tidurnya masing-masing dengan jadwal yang teratur.

Namun, ada kalanya sebagian anak mengalami masalah pada ritme tersebut. Beberapa ibu mengeluhkan anaknya kesulitan tidur ketika malam hari. Sedangkan siangnya pun juga tidak tidur sama sekali. Inilah pertanda bahwa seorang anak mengalami problem pada ritme tidurnya.

2. Takut Pisah dengan Sang Ibu

Selain disebabkan karena masalah ritme sirkandian, ada kalanya anak susah tidur karena rasa takut akan terpisah dari orang tua, khususnya ibu. Tidur baginya adalah hal yang cukup menakutkan karena merupakan momen yang memisahkan mereka.

Tidak hanya itu, beberapa anak cenderung merasa takut akan gelap sehingga lebih sulit untuk memulai tidurnya. Ini akan menjadi masalah yang cukup serius ke depannya jika dibiarkan. Maka dari itu, penting untuk mencari solusi yang tepat.

3. Faktor Elektronik

Ternyata, hal-hal yang sifatnya elektronik seperti televisi dan sebagainya juga bisa menjadi pemicu anak susah untuk tidur. Hal ini telah dibuktikan oleh sebuah penelitian dari Amerika yang menyatakan bahwa anak yang terlalu banyak menonton televisi lebih berpotensi mengalami masalah pada pola tidurnya.

Tidak hanya tertundanya waktu tidur, namun juga dapat memicu rasa cemas bahkan anak cenderung menolak tidur. Di samping itu, ada juga penelitian yang menyatakan bahwa anak yang banyak melihat tayangan dewasa seperti berita dan sebagainya bisa mengurangi waktu tidur dan ia akan mengalami gangguan tidur. Ini juga berlaku untuk elektronik lain seperti handphone, video game dan sebagainya.

4. Anak Alami Mimpi Buruk

Selain beberapa faktor di atas, ada kalanya anak yang susah tidur disebabkan karena pernah mengalami mimpi buruk sebelumnya. Terkadang, mimpi buruk tersebut terjadi setelah anak melihat atau mendengar cerita seram dan sebagainya.

Beberapa anak sulit untuk tidur karena ia mengalami ketakutan yang luar biasa. Jika dibiarkan, hal ini bisa mengganggu mental mereka sehingga para orang tua harus benar-benar peka dan memperhatikan sang anak.

5. Buah Hati Sedang Stress

Faktor lain yang mempengaruhi mengapa anak susah tidur adalah karena stress. Hal tersebut dipengaruhi oleh hormon stress tubuh yang membuat seseorang sama sekali tidak ingin tidur, khususnya saat malam hari. Beberapa anak merasakan cemas yang berlebihan sehingga rasa kantuk mereka menjadi hilang.

Ada banyak faktor yang menyebabkan anak stress dan sulit untuk tidur, seperti masalah dengan teman, masalah keluarga, masalah ujian dan banyak lagi lainnya.

6. Salah Waktu Tidur

Waktu tidur juga sangat berpengaruh kepada kualitas tidur anak. Jika waktu tidur buah hati Anda tidak tepat, maka bisa jadi itu justru membuatnya susah untuk tidur. Oleh sebab itu, para orang tua wajib memperhatikan waktu tidur anaknya dengan baik.

Kebanyakan tidur siang pun juga bisa menyebabkan anak lebih sulit untuk tidur di malam hari. Apalagi jika tidur saat menjelang sore hari.

Beberapa Solusi Tepat Atasi Anak Susah Tidur

Mengatasi anak susah tidur memang perlu dilakukan dengan cara kreatif. Sebaiknya, hindari kegiatan memaksa anak dengan cara yang kasar karena itu akan sia-sia, bahkan dapat melukai mental anak. Berikut adalah beberapa cara tepat untuk mengatasi anak yang alami kesulitan tidur:

1. Sesuaikan Jam Biologis Anak

Adanya masalah pada ritme sirkandian anak bisa disiasati dengan menyesuaikan kembali jam biologis anak agar berada di jalur yang semestinya. Hal ini perlu dilakukan secara bertahap dan pelan-pelan. Salah satunya dengan mengajak anak keluar rumah ketika siang hari agar mereka tidak tidur.

Kemudian, saat malam ajak anak untuk tidur. Misalnya dengan mematikan lampu dan berbagai elektronik seperti televisi. Suasana hening dan remang ketika malam hari akan mendorong sang buah hati untuk memejamkan mata. Sebaiknya, gunakan lampu tidur khusus agar lebih optimal.

2. Temani Buah Hati Anda

Jika anak merasa takut terpisah dengan orang tua saat tidur, sebaiknya temanilah mereka hingga tertidur. Buat suasana kamar senyaman mungkin sehingga tidurnya menjadi lelap dan berkualitas. Jangan sampai suhu kamar terlalu panas atau dingin.

Akan lebih baik lagi jika Anda menghias kamar tidur sang buah hati tercinta dengan mainan atau foto yang disukai. Lama kelamaan, rasa takut terpisah dari orang tua tersebut akan menghilang dengan sendirinya.

3. Buat Suasana Menyenangkan Menjelang Tidur

Agar terhindar dari rasa takut berlebihan karena film horor, mimpi buruk dan sebagainya, sebaiknya ciptakan suasana yang menyenangkan sebelum tidur. Misalnya dengan mengajak anak nonton film kesukaan. Bisa juga dengan membacakan buku cerita asik dan lucu di hadapannya.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa mengajak sang buah hati membicarakan sesuatu yang menarik. Mulai dari menanyakan apa saja impian, keinginannya di masa depan dan sebagainya.

4. Biasakan Terbuka dan Memberi Motivasi

Beberapa anak mengalami stress bahkan berujung ke depresi karena kurangnya dukungan dari orang tua. Dalam hal ini, yang paling banyak mengalami kondisi tersebut adalah anak dengan kepribadian introvert. Untuk mengatasinya, sebaiknya biasakan saling terbuka dan bercerita dengan mereka.

Berikan motivasi saat ada masalah agar anak semakin tenang dan bisa tidur dengan nyenyak. Jangan lupa untuk membicarakan hal-hal menyenangkan dengan mereka agar hidupnya lebih bahagia.

5. Siapkan Waktu Tidur Anak dengan Baik

Cara lain yang dapat dilakukan agar anak tidak susah tidur adalah dengan mempersiapkan waktu tidur mereka. Caranya dengan mengajaknya bersiap sejak 30 menit sebelum jam tidur. Mulai dari gosok gigi sebelum tidur, mengganti pakaian tidur dan sebagainya.

Namun, hindari menyuruh anak tidur terlalu dini karena itu bisa membuat mereka memikirkan hal-hal serem sehingga malah tidak bisa tidur. Dengan cara ini, anak akan memiliki pola tidur yang teratur dan berkualitas.

Itulah beberapa faktor mengapa anak susah tidur dan beberapa tips jitu mengatasinya. Para orang tua bisa mengkreasikan solusi masing-masing sesuai dengan kondisi dan kesukaan anak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *