Mengapa Anak Suka Jajan?

Diposting pada

Mengapa Anak Suka Jajan

Anak yang suka jajan terkadang menjadi masalah yang cukup menyulitkan bagi orang tua. Kebiasaan jajan anak memiliki dampak negatif yang sangat banyak.  Jajanan atau makanan ringan yang dijual di toko memiliki kandungan yang tidak menyehatkan seperti zat pewarna, pengawet, pemanis dan berbagai macam bahan berbahaya bagi kesehatan lainnya. Mungkin bertanya-tanya mengapa anak suka jajan.

Setiap orangtua perlu untuk melatih anaknya agar disiplin dan terhindar dari hal-hal yang dapat membahayakan diri. Mengkonsumsi makanan kemasan yang dijual di toko memang tidak akan langsung memberikan dampak, akan tetapi jika terlalu sering maka bisa berpengaruh terhadap kesehatan dan bahkan kecerdasannya.

Di masa pertumbuhan, anak-anak sebaiknya mendapatkan makanan yang sehat dengan nutrisi yang cukup. Seperti, tips agar anak suka makan sayur setiap hari pada website Jendelo. Dengan begitu anak-anak akan tumbuh dengan sehat, aktif dan juga memiliki kecerdasan yang baik. Mengapa anak suka jajan memang pertanyaan yang penting untuk dijawab agar orang tua bisa segera mengatasinya.

Penyebab Mengapa Anak Suka Jajan

Anak yang suka jajan jangan lantas menyalahkan anak sepenuhnya. Orang tua juga perlu untuk mengintropeksi diri tentang bagaimana pola asuh dan menjaga kebiasaan anak. Berikut ini ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab mengapa anak suka jajan:

Orang Tua yang Terlalu Memanjakan Anak

Penyebab anak suka jajan pertama yang perlu orang tua sadari adalah kebiasaan orang tua terlalu memanjakan anak. Banyak orang tua yang tidak tega ketika anaknya merengek untuk meminta uang atau di belikan jajanan.

Terlalu memanjakan anak seperti ini memang membuat anak menjadi merasa senang untuk terus meminta uang jajan. Orang tua harus mendidik anak secara serius bahkan dalam hal kecil seperti soal makanan.

Apabila orang tua terlalu memanjakan anak nantinya di masa depan yang akan merasakan kesusahan bukan hanya anak akan tetapi orang tua juga. Ajari anak untuk mandiri serta mengetahui mengenai baik buruk dari sesuatu yang dilakukan.

Sejak Kecil Anak Sudah Terbiasa Makan Makanan Kemasan

Anak-anak yang masih bayi misalnya saja usia 1 tahunan memang sedang asyik belajar tentang makanan. Banyak orang tua zaman sekarang yang apabila pergi bersama anak akan memberikan jajanan kemasan yang sebenarnya makanan tersebut tidak baik bagi kesehatan dan pertumbuhan mereka.

Apabila sejak masih kecil anak-anak dibiasakan mengkonsumsi makanan seperti snack atau makanan ringan yang tidak sehat tentu saat tumbuh besar mereka akan menyukai makanan tersebut. Mulai dari sekarang cobalah untuk membuat makanan yang sehat akan tetapi dibuat semenarik mungkin anak-anak lupa dengan kebiasaan jajan.

Membiarkan Anak Makan Jajanan Terlalu Sering

Penyebab mengapa anak suka jajan yang berikutnya adalah karena orang tua banyak yang membiarkan anak-anak keseringan jajan. Orang tua yang cerdas tidak akan begitu saja memberikan uang kepada anak-anak mereka terutama ketika anak-anak meminta uang untuk jajan.

Pikiran anak-anak masih belum sampai untuk berfikir apakah makanan tersebut sehat dan berdampak buruk bagi masa depannya atau tidak. Hal yang mereka tahu hanyalah jika makanan yang dijual adalah makanan yang enak dan mereka menyukainya.

Tidak Pernah Menasehati Anak Soal Makanan

Orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik dan mengarahkan anak. Apa yang anak-anak belum ketahui sebaiknya di beritahu agar mereka juga mengerti tentang apa yang mereka lakukan. Menasehati anak soal pentingnya mengkonsumsi makanan sehat dan memberitahu dampak yang akan didapatkan jika terlalu sering jajan akan membantu mereka untuk lebih berhati-hati serta bijaksana di masa depan.

Uang yang biasanya digunakan untuk jajan anak bisa dibelanjakan untuk bahan-bahan makanan atau buah-buahan yang sehat. Selanjutnya orang tua bisa membuatkan makanan yang enak dan berwarna sehingga anak lebih menyukai makanan di rumah.

Lingkungan yang Kurang Baik

Berada di lingkungan yang kurang baik juga bisa berpengaruh terhadap kebiasaan jajan anak. Misalnya anak-anak memiliki teman yang juga memiliki hobi jajan tentu dia akan mudah mengikuti kebiasaan temannya tersebut.

Saat anak bermain cobalah untuk memberikannya bekal makanan yang lebih sehat dan jangan sering membekalinya dengan uang. Apabila anak-anak hanya bermain di sekitar rumah tentu Anda tidak harus membawakan uang untuk jajan anak.

Orang Tua Malas Membuatkan Makanan

Orang tua yang sering kali merasa malas untuk membuatkan makanan kesukaan anak tentu juga membuat keinginan anak untuk jajan diluar semakin besar. Memberikan uang kepada anak memang cara yang paling praktis dan mudah karena orang tua tidak harus membuatkan makanan.

Apabila Anda ingin menghentikan kebiasaan jajan anak maka buatkanlah makanan misalnya saja snack yang sehat akan tetapi memiliki rasa yang enak. Contohnya tips mengatur menu keluarga yang sehat dan kaya nutrisi. Bentuk dari makanan juga bisa dibuat seunik mungkin agar anak merasa jika makanan tersebut lebih menarik dibandingkan jajan diluar.

Cara Menghentikan Kebiasaan Jajan Anak

Anak yang terlalu sering jajan tentu akan membuat orang tua kerepotan dan pusing karena pengeluaran menjadi boros serta menyebabkan anak kurang nutrisi. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar kebiasaan anak untuk jajan bisa dihentikan atau paling tidak dikurangi. Berikut ini adalah beberapa cara menghentikan kebiasaan jajan anak yang bisa Anda coba praktikkan:

Membuatkan Makanan Kesukaan Anak

Cara pertama yang bisa dilakukan adalah dengan membuatkan makanan yang disukai anak akan tetapi memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh. Apabila anak terbiasa makan-makanan rumah tentu mereka tidak akan terlalu senang dengan jajanan yang dijual di luar.

Memberikan Makanan yang Mengenyangkan dan Menyehatkan

Sebelum bepergian atau mengajak anak berbelanja sebaiknya berikan makanan yang mengenyangkan dan menyehatkan. Ketika perut anak kenyang tentu mereka tidak akan nafsu untuk makan jajanan. Anak-anak cenderung suka jajan karena mereka tidak menyukai makanan rumah serta sering berpergian di saat perut lapar.

Beri Pengertian Kepada Anak

Orang tua wajib untuk memberikan pengertian kepada anak-anak agar mereka tidak terlalu sering jajan. Beritahu mereka bahwa terlalu sering jajan merupakan bentuk pemborosan. Beritahu juga jika makanan yang dijual di luar merupakan makanan yang kurang sehat dan rendah nutrisi. Gunakan bahasa yang efektif serta kelembutan agar anak-anak benar mengerti apa yang disampaikan orang tua.

Latih Anak untuk Disiplin

Cara  mengatasi anak suka jajan berikutnya adalah dengan melatih anak untuk terbiasa hidup dengan kedisiplinan. Orang tua yang peduli akan masa depan anak tentu tidak akan membiarkan anak-anak mereka hidup tanpa aturan. Anda bisa membuat aturan yang yang mampu melatih mereka untuk disiplin dalam berbagai hal termasuk dalam urusan jajan.

Anak suka jajan bisa dikatakan wajar apabila mereka tidak keseringan dan tetap menuruti apa yang dikatakan orang tua. Akan tetapi jika anak terlalu sering jajan dan bahkan senang melawan orang tua tentu hal ini bisa saja berpengaruh untuk masa depannya.

Setelah Anda mengetahui mengenai alasan mengapa anak suka jajan dan bagaimana cara untuk mengatasinya, selanjutnya tinggal mempraktekkan apa yang telah disampaikan. Semoga informasi ini bermanfaat dan membuat anak Anda semakin disiplin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *