Mengapa Anak Malas Belajar? Yuk, Temukan Solusinya!

Diposting pada

Mengapa Anak Malas Belajar

Bunda, tahukah alasan mengapa anak malas belajar? Hal ini memang sangat umum dialami oleh banyak orang tua di luar sana. Menghadapi anak malas belajar memang cukup membuat kepala pusing. Cari tahu yuk penyebab mengapa anak malas belajar dan temukan solusinya bersama-sama!

Cari Tahu Penyebab Mengapa Anak Malas Belajar

Setiap masalah pastilah memiliki faktor yang menjadi penyebabnya. Begitu pula dengan kasus anak yang malas untuk belajar. Untuk memudahkan Bunda dalam memecakan persoalan ini, Bunda harus tahu terlebih dahulu hal apa saja yang menjadikan anak malas untuk belajar dan mengerjakan tugas. Yuk simak penjelasannya!

  1. Terlalu Sulit dalam Memahami Materi

Materi pelajaran yang terlalu sulit untuk dipahami bisa juga menjadi alasan mengapa anak malas belajar. Sudah kebiasaan umum seorang anak cenderung menghindar dari materi yang membutuhkan pemahaman kompleks. Soal-soal yang rumit dapat pula menyebabkan anak kehilangan motivasi dalam belajar dan menyebabkan mereka enggan dalam menyelesaikan kewajibannya.

Sebagai orang tua, Bunda harus tau apa yang menjadi alasan anak malas belajar, Bunda harus mencari tahu apakah kesulitan mereka dalam memahami materi disebabkan oleh keterbatasan kognitif, atau gangguan fisik lain, seperti penglihatan yang buram akibat kesehatan mata berkurang serta gangguan pada pendengaran.

  1. Materi Terlalu Mudah

Ternyata, bukan hanya materi sulit yang menjadi alasan anak malas untuk belajar, materi yang terlalu mudah terkesan tidak menantang sehingga minat anak dalam mempelajarinya berkurang.

  1. Tidak Berminat dalam Topik yang Dipelajari

Sebagai orang tua, Bunda harus tahu bidang apa yang anak senangi. Sebab, masing-masing anak memiliki ketertarikan minat dan bakat yang berbeda. Jika Bunda sudah tahu minat mereka, akan lebih mudah dalam mengarahkan mereka ke bidang yang cocok.

Kebanyakan kasus mengapa anak malas belajar disebabkan oleh topik yang dipelajari tidaklah sesuai dengan minat mereka. Misalkan saja, ada seorang anak yang memiliki ketertarikan minat pada dunia musik, tetapi harus dipaksa untuk memahami materi biologi. Bukankah dalam hal ini terjadi ketidaksesuaian?

  1. Lingkungan Belajar Tidak Mendukung

Bukan hanya materinya, lingkungan belajar yang tak kondusif bisa menjadikan anak malas untuk belajar. Lingkungan disini meliputi tempat untuk belajar, situasi dan keadaan lingkungan yang kondusif, serta fasilitas belajar yang memadai.

Bunda, cobalah menciptakan lingkungan yang kondusif untuk anak belajar. Bunda bisa bekerja sama dengan anggota keluarga lainnya agar tidak menimbulkan kebisingan ketika anak belajar, atau dengan memenuhi fasilitas belajar yang dibutuhkan sehingga motivasi belajar akan muncul dengan sendirinya.

  1. Lelah dan Paksaan

Kebanyakan kasus mengapa anak malas belajar karena kelelahan serta paksaan dari orang tua. Kekeliruan yang kerap orang tua lakukan adalah memaksa anak untuk belajar terlalu keras.

Padahal, belajar yang terlalu paksaan bukan menjadikan anak paham akan materi yang dipelajari, hal ini hanya menjadikan anak lelah sebab dipaksa berpikir kompleks dalam waktu yang lama.

Mulai saat ini, Bunda harus bijak dalam menyiasati waktu belajar untuk anak. Jangan lupakan bahwa anak di usia pertumbuhan membutuhkan banyak kegiatan yang bisa menjadikannya aktif. Carilah alternatif belajar yang tidak membuat anak tertekan.

  1. Anak Sulit Untuk Fokus

Sebenarnya, belajar tidak perlu dalam waktu yang lama, belajar boleh sebentar dengan syarat harus fokus agar materi tersebut dapat masuk dengan baik oleh otak. Masalah yang kerap terjadi adalah anak yang sulit untuk fokus dalam belajar.

Ada banyak hal yang menyebabkan anak tidak fokus, seperti bermain gadget di jam belajar, suasana yang tidak kondusif, kebisingan serta hal lain yang dapat membagi fokus pada anak. Inilah, tips mengurangi kecanduan gadget pada anak hanya di situs jendelo. Ada sebagian anak yang belum memiliki kontrol penuh atas diri, sehingga perlu bimbingan dan arahan dari orang tua terkait hal ini.

Bagaimana Cara Mengatasi Anak Malas Untuk Belajar?

Memikirkan anak yang malas belajar memang cukup membuat kepala pusing ya, Bun. Tapi, Bunda tak perlu khawatir, dengan mencari tahu alasan atau penyebab mengapa anak malas belajar, Bunda bisa tahu bagaimana cara yang tepat dalam menangani persoalan ini. Ada beberapa tips atau cara yang bisa Bunda jadikan sebagai solusi ketika anak malas belajar. Yuk, cari tahu tips-nya!

  1. Bangun Komunikasi yang Baik dengan Anak

Untuk mengetahui minat serta bakat yang Anak punya, Bunda harus membangun komunikasi yang baik. Kebanyakan kasus, anak tidak terbuka dengan orang tua dengan alasan takut dan berakhir pada ketidakberanian mereka dalam mengungkapkan apa yang ia rasakan.

Lakukan pula pada saat anak enggan untuk belajar. Sebagai orang tua, Bunda harus memberikan kesempatan pada anak untuk bercerita terkait masalah apa yang ia hadapi sehingga menyebabkan ia malas.

Bunda bisa menanyakan apa yang anak inginkan, bagaimana proses belajar yang ia dapatkan, kendala apa serta hal apa yang ia inginkan untuk meningkatkan semangat belajar. Perhatikan hal ini sebelum Bunda memutuskan mendaftarkan anak ke tempat les atau bimbel, ya!

  1. Buat Suasana Belajar yang Menyenangkan

Bunda, cobalah bangun suasana belajar yang menyenangkan sehingga Anak tidak merasa bosan dan menyebabkan ia malas dalam belajar. Bunda bisa menciptakan suasana baru yang bisa membuat anak tertarik dan bersemangat.

Belajar tidak harus melulu diam di kamar dengan segudang buku-buku tebal, supaya menarik, Bunda bisa mengajak anak berkunjung ke museum. Mempelajari sejarah, kebun binatang, perpustakaan daerah dan tempat-tempat hiburan lainnya yang sifatnya edukatif.

  1. Cari Tahu Gaya Belajar Anak

Bunda, jangan marah dan jangan pernah membanding-bandingkan anak. Sebab, masing-masing anak memiliki kebiasaan, kesukaan serta gaya belajarnya masing-masing. Ada anak yang suka membaca, ada anak yang lebih suka mendengarkan ketimbang membaca, ada pula anak yang lebih gemar praktek ketimbang mempelajari materi.

Ada pula anak yang suka belajar sambil mendengarkan musik, dan ada pula anak yang suka belajar bersama keheningan. Tugas Bunda sebagai orang tua adalah mengenali gaya belajar yang anak suka, dan berusaha menciptakan suasana belajar sesuai yang ia suka. Anak yang lebih suka mendengarkan akan memberontak ketika harus kita paksa membaca, begitu pula sebaliknya. Hal inilah yang terkadang menjadi penyebab mengapa anak malas belajar.

  1. Fokus Pada Proses

Bunda, jangan terlalu memaksa anak untuk meraih prestasi di sekolah. Paksaan hanya akan menjadikan anak tertekan, fokuslah pada proses dan coba untuk mengapresiasi capaian yang anak Anda miliki.

Banyak orang tua yang tak sadar bahwasanya salah satu penyebab mengapa anak tidak terbuka kepada orang tua adalah ketidakmampuan orang tua dalam menghargai atau mengapresiasi apa yang telah anak capai.

Tahukah Bunda, ekspresi atau perasaan kecewa yang Bunda tunjukkan pada saat anak menunjukkan hasil belajar atau nilai ulangan yang buruk adalah hal yang menyakitkan untuk anak. Dengan begini, mereka akan cenderung menyalahkan diri sendiri karena merasa tidak mampu dan tak ada yang mau menghargai usaha yang ia punya.

Ketika ibu memarahi anak terkait nilai yang buruk, mereka cenderung takut untuk menunjukkan lagi nilai yang ia dapatkan kepada orang tua, dari sinilah terciptanya komunikasi buruk antara anak dan orang tua.

  1. Jadilah Teladan Bagi Anak

Orang tua memegang peranan penting bagi anak, orang tua adalah figur teladan yang segala sesuatu atau tindak tanduknya menjadi panutan bagi snag anak. Orang tua adalah iklim yang ada di dalam rumah. Sebagai orang tua, untuk mengatasi anak yang malas belajar, Bunda harus bekerja sama menciptakan sutau iklim yang mendukung anak dan bisa memotivasinya dalam belajar.

Berikan contoh kepada anak terkait apa pentingnya belajar. Bunda bisa melakukan hal ini dengan cara yang cukup sederhana, lho. Misalkan pada saat anak belajar, duduklah di dekatnya sambil ikut membaca buku, majalah ataupun koran. Bunda atau Ayah bisa juga menyelesaikan pekerjaan kantor di dekat atau bersama dengan anak yang sedang belajar.

Pada dasarnya, figur orang tua adalah teladan bagi anak-anak. Untuk menjawab sekaligus mengatasi mengapa anak malas belajar, Bunda bisa menyiasatinya dengan tips-tips tersebut. Jika anak tidak betah dirumah, simak tips agar anak betah di rumah. Semoga bermanfaat, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *