Kenali Apa saja Manfaat dan Cara Budidaya Bawang Putih

Diposting pada

Manfaat dan Cara Budidaya Bawang Putih

Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur yang hampir selalu digunakan untuk semua masakan. Hal ini membuka banyak peluang, untuk itu penting Anda mengetahui terkait manfaat dan cara budidaya bawang putih agar dapat mengembangbiakkannya.

Beberapa Manfaat Bawang Putih

Bawang putih sendiri merupakan salah satu jenis rempah digunakan sebagai penyedap masakan, namun beberapa orang tidak menyukai baunya karena sangat menyengat. Terdapat senyawa belerang dan allicin di dalamnya yang berfungsi sebagai anti bakteri serta jamur. Berikut manfaat lainnya:

1. Mencegah Kerusakan Hati

Kebiasaan masyarakat modern salah satunya mengkonsumsi minuman beralkohol akan menimbulkan dampak buruk terutama untuk kesehatan. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kandung di dalam bawang putih dapat meminimalisir resiko kerusakan hati.

Rempah tersebut memiliki kandungan diallyl disulfide (DADS) yang dipercaya dapat melindungi dari kerusakan hati dengan melawan stres oksidatif yang disebabkan oleh etanol. Agar lebih maksimal usahakan untuk menyeimbangkannya dengan pola hidup sehat salah satunya dengan olahraga.

2. Mengurangi Risiko Kanker Paru-paru

Masalh paru-paru sering diderita oleh masyarakat saat ini terutama para perokok aktif. Agar tidak menjadi lebih parah sebaiknya segera obati menggunakan bawang putih. Menurut beberapa penelitian mengatakan bahwa rempah tersebut berkhasiat menurunkan resiko kanker paru.

Resiko kanker paru-paru dapat diturunkan sekitar 44% dengan mengkonsumsi bawang putih mentah minimal dua kali dalam satu minggu. Meski aroma dan rasanya cenderung tidak disukai banyak orang, namun manfaatnya sangat beragam untuk kesehatan tubuh serta menguatkan sistem imun.

3. Mencegah Kerontokan Rambut

Masalah kerontokan rambut merupakan salah satu masalah banyak terjadi terutama untuk orang dengan usia lanjut. Kandungan allicin dalam bawang yang tinggi membuatnya berkhasiat untuk menguatkan bagian tubuh tersebut. Cara pembuatannya juga cukup mudah dengan campuran bahan alami.

Anda bisa membuat dengan menyediakan bawang putih kemudian gosokkan pada kulit kepala secara menyeluruh. Agar lebih mudah bisa diparut diblender, namun usahakan tetap dalam keadaan kental. Selain itu dapat mencampurnya dengan minyak kemudian disemprotkan ke rambut.

4. Pelindung Tanaman

Bawang putih merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan untuk menjadi pestisida alami. Anda Bisa memanfaatkannya untuk membasmi serangga pengganggu mulai dari wereng, belalang, ulat, dan sebagainya. Selain mudah ditemukan, bahan tersebut juga memiliki harga cukup ekonomis..

Cara pembuatannya cukup mudah yaitu mencampurkan bawang dengan minyak, air, serta sabun cair. Selanjutnya masukkan ke dalam botol semprot, kemudian siap digunakan untuk membasmi hama tanaman, karena terbuat dari bahan alami membuatnya lebih ramah lingkungan.

5. Mengobati Jerawat

Bawang putih memiliki kandungan antioksidan yang berkhasiat untuk membunuh bakteri. Meski bukan termasuk bahan utama dalam obat jerawat namun mampu menjadi pembasmi alami masalah kulit tersebut. Ketersediaan bahan satu ini disekitar sangat melimpah sehingga mudah didapatkan.

Cara penggunaannya cukup mudah yaitu potong menjadi dua, kemudian oleskan pada jerawat yang ingin Anda hilangkan. Tunggu sampai beberapa menit, kemudian bilas sampai bersih. Lakukan proses ini secara berkala untuk mendapatkan hasil maksimal dan sembuh secara total.

Bagaimana Cara Budidaya Bawang Putih?

Manfaat dan cara budidaya bawang putih tentu perlu diketahui karena untuk menunjang kesehatan tubuh. Seiring perkembangan zaman harga kebutuhan pokok semakin meningkat sehingga harga di pasaran melonjak tinggi terutama saat mendekati Ramadhan dan hari raya.

  1. Pilih Jenis Bawang

Terdapat dua jenis yang bisa dipilih yaitu softnet neck yang cocok untuk daerah iklim panas, sedangkan hardneck dapat bertahan hidup di lingkungan dingin seperti pegunungan. Sesuaikan dengan keadaan sekitar Anda agar dapat tumbuh subur dan dapat berkembangn biak dengan baik.

Jika sudah memutuskan untuk berkebun lengkapi dengan persiapan mulai dari pupuk, media tanam, pengetahuan terkait cara perawatan atau bisa juga terkait pembuatan pestisida alami. Pembenihan sendiri bisa Anda lakukan sendiri yaitu dengan menancapkan bijinya ke tanah.

  1. Siapkan Wadah untuk Menanam

Saat ini sudah tersedia banyak pilihan wadah untuk bercocok tanam, untuk membantu masalah sampah plastik Anda bisa menggunakan beberapa wadah misalnya karung, ember bekas cat, kemasan misak, dan sebagainya. Kemasan tersebut dapat bertahan lama, namun beri lubang pada sisi-sisinya.

Fungsi lubang tersebut adalah untuk keluarnya air setelah dilakukan penyiraman, hal tersebut agar tidak membuat benih membusuk. Sebelumnya pastikan memilih jenis bawang yang cocok dengan suhu di lingkungan Anda, namun jangan memaksakan kehendak karena dapat beresiko tinggi (tumbuhan mati).

  1. Siapkan Media Tanam

Hal yang tidak kalah penting adalah menyiapkan media tanam. Jenisnya sendiri sangat banyak, namun sesuaikan dengan tipe tumbuhannya. Tanah humus merupakan salah satu jenis dengan tingkat kesuburan tinggi, ciri-cirinya berwarna lebih pekat berasal dari pelapukan hewan dan tumbuhan.

Cara membuat media tanam bawang putih yaitu siapkan 3 bagian tanah dan 1 untuk pasir. Silahkan isi pot dengan campuran tanah tersebut, jangan sampai penuh. Sisakan ruang sebesar 2,5 cm dari bibir pot agar tidak terlalu padat untuk memberi ruang agar bisa bergerak bebas.

  1. Proses Penanaman Bawang

Cara menanam bawang dengan cukup mudah, yaitu sebelumnya pisahkan siung dan umbi bawang, kemudian tekan ke dalam media tanam. Pastikan saat penanaman bagian rata menghadap ke bawah serta yang lancip ke atas karena sebagai tempat tumbuhnya tunas.

Sisakan sekitar 2,5 cm antara ujung siung dan permukaan tanah. Agar dapat bertumbuh subur sebaiknya taruh ditempat yang memiliki sinar matahari baik. Tujuannya agar dapat mendapatkan nutrisi dan berfotosintesis dengan maksimal. Jangan lupa untuk menyiram secara rutin dengan kadar yang tepat.

  1. Melakukan Perawatan

Setelah masa penanaman tentu hal yang paling penting adalah merawatnya agar terhindar dari hama serta penyakit tanaman. Sirami dengan air secukupnya agar tanah tetap lembab, hindari membuatnya terlalu basah atau bahkan sampai menggenang karena mengakibatkan tumbuhan membusuk.

Penyiraman bisa Anda sesuaikan dengan keadaan lingkungan, jika terlalu panas maka tumbuhan perlu untuk disiram lebih sering. Proses pemunculan tunas terjadi dalam beberapa hari, hal tersebut sebagai indikasi bahwa bawang putih sudah mulai berkembang dan tumbuh akar sebagai penyerap nutrisi.

  1. Bawang Putih Siap Panen

Panen dilakukan jika daun tumbuhan tersebut sudah mulai menguning. Anda bisa mencabutnya dari media tanam, kemudian bersihkan sisa tanah menggunakan sikat, hindari mencucinya karena dapat mempercepat proses pembusukan. Hal tersebut tentu tidak baik karena tidak akan bisa dikonsumsi.

Setelah dibersihkan gantung bawang putih di tempat sejuk dan tidak lembab, biarkan sekitar satu minggu untuk mengurangi kadar air di dalamnya. Tujuannya adalah agar lebih awet sehingga bisa bertahan lama. Pembudidayaan ini bisa Anda lakukan untuk berhemat atau sebagai lahan pekerjaan baru.

Manfaat dan cara budidaya bawang putih perlu diketahui agar dapat memanfaatkannya dengan baik. Saat ini, kebutuhan masyarakat semakin meningkat terhadap rempah tersebut, meski tidak sebanyak bawang merah. Pada website https://jendelo.com/ juga terdapat manfaat dan cara budidaya jeruk nipis serta manfaat kunyit dan cara budidayanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *