Mengenal Bonsai, Si Tanaman Kecil

Diposting pada

Bonsai, Si Tanaman Kecil

Bagi Anda yang gemar mengoleksi berbagai jenis tumbuhan hias di rumah atau menjadikan bercocok tanam menjadi sekedar hobi, pasti sudah tidak asing lagi dengan bonsai, si tanaman kecil ini. Bentuk dan macamnya memang dijadikan sebagai daya tarik tersendiri lantaran berbeda dari pohon lainnya.

Apa Itu Tanaman Bonsai?

Bonsai merupakan hasil perpaduan antara tanaman dan juga seni. Teknik perlakukan seperti ini dilakukan dengan tujuan agar tumbuhan bisa tumbuh dengan ukuran kerdil dan tentu saja akan mengutamakan keindahannya. Kesenian ini sudah populer berasal dari negara Jepang.

Tanaman Bonsai memang populer di Jepang namun nyatanya asalnya sendiri berasal dari China. Kesenian tersebut sudah muncul lantaan para tabib saling berkirim pesan menggunakan media berupa tumbuhan. Aktivitas ini membuat mereka akan menambahkan unsur keindahan saat mengirimnya.

Kesenian bonsai sendiri sudah berkembang di Jepang khususnya di zaman Kamakura. Awalnya hanya dirasakan oleh kalangan bangsawan saja. Selanjutnya baru meluas ke pejabat istana dan masyarakat biasa di masa Edo. Seiring berjalannya waktu, seluruh warga sudah bisa memilikinya masing-masing.

Kenali Ciri-Ciri Tanaman Bonsai

Pengertian tanaman bonsai nyatanya tetap berkembang sampai sekarang hingga diartikan sebagai tumbuhan yang dikerdilkan atau dibuat dalam bentuk miniatur untuk tumbuh pada pot. Jadi tidak semua jenis pohon bisa digunakan di seni ini, melainkan harus memiliki beberapa kriteria tertentu.

  1. Dikotil atau Berkeping Dua

Ciri-ciri pertama dari sebuah tanaman dapat digunakan sebagai bonsai harus memiliki biji berkeping dua. Tumbuhan seperti ini dapat dilihat dari adanya kambium yang ada pada struktur batangnya sehingga terlihat keras dan membuatnya kokoh.

Penampakan dari setiap tumbuhan yang berkeping dua umumnya akan semakin besar ke bawah dan kokoh. Struktur seperti ini nantinya mampu memudahkan ketika dibentuk untuk menjadi bonsai. Tidak hanya itu, sistem akar pun juga kuat sehingga bisa menahan beban tanaman saat proses pembentukan.

  1. Memiliki Bentuk Unik

Tanaman bonsai yang difungsikan sebagai hiasan, pajangan atau memiliki unsur seni tentu harus memiliki ciri pembeda dari jenis tumbuhan lainnya. Adanya keunikan tersebut akan membuatnya menjadi sebuah daya tarik tersendiri terutama jika memang berfungsi untuk mempercantik ruangan.

Misalnya Anda bisa mengambil tanaman yang memiliki ciri-ciri seperti warna bunganya beragam, bentuk batang berliku-liku atau bahkan buahnya pun berbentuk aneh dan tidak umum. Keunikan seperti ini terkadang dimiliki oleh tumbuhan dengan cacat tertentu sehingga menghasilkan morfologi khas.

  1. Tahan Terhadap Banyaknya Perlakuan Khusus

Perlu Anda ketahui bahwa setiap tanaman bonsai yang sudah selesai dibentuk pasti telah mengalami berbagai perlakuan khusus demi menghasilkan bentuk sesuai keinginan. Biasanya akan dilakukan beberapa aktivitas seperti pemahatan, pemberian kawat, pemangkasan atau lainnya.

Tujuannya agar menghasilkan tanaman bonsai sesuai dengan keinginan Anda masing-masing. Jadi tumbuhan yang dipilih pun harus memiliki daya tahan kuat selama perlakuan tersebut dilakukan. Harapannya supaya tidak mengganggu proses pertumbuhan dan perkembangan setelah dibentuk.

  1. Memiliki Umur yang Panjang

Tidak hanya tahan akan perlakuan khusus yang diberikan, setiap tanaman bonsai ini pun harus memiliki umur panjang. Jadi selama pembentukannya memang memerlukan waktu lama meskipun sudah dilakukan banyak perlakuan secara beruntun.

Tanaman yang tidak memiliki umur panjang dan rentan terhadap penyakit, tentu akan sangat mudah untuk mengalami kematian setelah dilakukan perlakuan khusus sebelum menjadi bonsai. Umumnya proses ini dikatakan berhasil jika tumbuhan tersebut justru memberikan kesan tua dan bernilai tinggi.

  1. Ukuran yang Cukup Kecil

Sesuai dengan julukan bonsai yang artinya miniatur tanaman, tentunya ukuran menjadi sesuatu cukup penting sebagai salah satu indikatornya. Biasanya memiliki tinggi kisaran antara 50 hingga 150 cm. tujuannya agar memudahkan perkembangannya meskipun hanya di dalam pot.

Sebenarnya tanaman yang akan dibentuk menjadi bonsai memiliki ukuran yang relatif besar dan kokoh. Jadi salah satu tujuan dari pembentukannya agar tetap tumbuh berukuran cukup kecil sesuai keinginan bahkan mampu ditanam dalam ruang sempit meskipun banyak jenisnya.

Jenis-jenis Tanaman Bonsai

Ada banyak sekali jenis tanaman bonsai yang bisa dijumpai. Umumnya mereka dibedakan dari bentuknya mulai dari tegak, miring, berbatang banyak, kelompok, pohon sastrawan, batang bergelung dan lainnya. Berikut adalah beberapa macamnya:

  1. Bonsai Bougenville

Tanaman Bougenville memiliki daya tarik khususnya di daun dan juga bunganya. Memiliki 14 total spesies dan juga 8 diantaranya sudah bisa dijumpai di Indonesia. Adapun warna yang dimilikinya ialah kuning, magenta, pink, putih, ungu bahkan keemasan sehingga memiliki keunikan tersendiri.

Sementara warna daunnya pun tidak kalah menarik untuk dinikmati yakni mulai dari kekuningan sampai campuran hijau tua muda. Bonsai Bougenville sendiri berada di kingdom Plantae, divisi Spermatophyta, kelas Magnoliopsida, ordo Caryophyllales, famili Nyctaginaceae dan genus Bougainvillea.

  1. Bonsai Beringin

Sementara jenis satu ini pasti sudah sering Anda jumpai lantaran banyak orang telah memilihnya sebagai tanaman hias. Daya tarik dari Bonsai Beringin sendiri beda pada bentuk daunnya berukuran kecil namun cukup rimbun. Fisiologis seperti ini ternyata akan memudahkan pemotongan saat dibentuk.

Jenis yang paling cocok untuk dijadikan sebagai pohon Bonsai Beringin ialah spesies Ficus microcarpa dimana berasal dari China. Tanaman ini memiliki kingdom Plantae, divisi Magnoliophyta, kelas Magnoliopsida, ordo Urticales, family Moraceae, genus Ficus dan spesies Ficus benjamina.

  1. Bonsai Anggur

Tidak kalah populernya dari Bonsai Beringin, tanaman satu ini pun juga cukup dikenal oleh banyak orang. Bonsai Anggur memiliki fisiologi daun unik dan tentunya warna buahnya sangat menarik. Daya tahan akan perlakuan khusus pun relatif kuat sehingga aman selama dilakukan berbagai perlakuan.

Daya tahannya yang kuat menjadikan Bonsai Anggur mampu bertahan pada iklim tropis sekalipun memperoleh akses matahari cukup tinggi. Tanaman ini berada pada kingdom Plantae, divisi Spermatophyta, kelas Magnoliopsida, ordo Myrtales, famili Myrtaceae dan juga genus Myrciaria.

  1. Bonsai Pinus

Salah satu keunikan dari pohon pinus adalah bentuk daunnya yang berbentuk layaknya sebuah jarum dan juga tekstur kulit batangnya terlihat seperti terkelupas. Ada dua jenis spesies paling umum dijadikan bonsai yakni Pinus thunbergii dan Pinus merkusii.

Kedua spesies tersebut nyatanya memiliki asal yang berbeda yaitu Tapanuli Selatan, Indonesia dan juga Jepang. Bonsai Pinus berada pada kingdom Plantae, divisi Spermatophyta, kelas Coniferopsida, ordo Conifer, family Pinaceae dan genus Pinus.

  1. Bonsai Sakura

Tanaman khas dari Jepang ini pun ikut menjadi salah satu jenis bonsai yang umum digunakan. maknanya memang cukup beragam mulai dari keberanian, lambang kecantikan dan juga adanya pembaharuan.

Sakura umumnya memiliki warna bunga merah muda dan putih. Umumnya hanya tumbuh di musim tertentu saja sehingga perlu diperhatikan bagaimana cara perawatannya yang tepat karena akan mengalami pertumbuhan maksimal tidak di semua waktu.

Itulah tadi sedikit ulasan mengenai bonsai, si tanaman kecil mulai dari asal-usul, ciri-ciri sampai beberapa jenisnya. Anda pun bisa saja mulai menanamnya asalkan mengetahui bagaimana cara perawatannya. Selain itu di Website Jendelo juga terdapat manfaat dan cara budidaya jeruk nipis serta manfaat sungai bagi manusia yang perlu Anda ketahui.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *