Apakah Saya Pasangan yang Posesif? (10 Ciri Pasangan yang Posesif)

Diposting pada

Apakah Saya Pasangan yang Posesif

Memiliki pasangan yang posesif adalah sesuatu yang terkadang sangat mengganggu. Meskipun saling mencintai akan tetapi jika ada salah satu pasangan yang  posesif justru dapat merusak hubungan yang sudah terjalin. Posesif memang merupakan sikap yang banyak dimiliki oleh orang-orang. Terkadang Anda perlu bertanya pada diri Anda sendiri apakah saya pasangan yang posesif atau tidak?

Ketika sebuah hubungan berjalan kurang sehat dan ada salah satu pihak yang merasa terkekang maka memang penting untuk mengetahui apakah ada masalah dalam hubungan tersebut. Salah satu penyebab hubungan yang kurang sehat adalah adanya pasangan yang memiliki sifat posesif.

Anda bisa bertanya pada diri, apakah saya pasangan yang posesif atau tidak agar bisa mengintrospeksi diri dan memperbaiki hubungan agar berjalan lebih harmonis. Apakah Anda tau tentang apa itu kepribadian ekstrovert, yuk simak di situs Jendelo.com.

Disini kita akan membahas tentang ciri-ciri pasangan yang memiliki sifat posesif. Dengan begitu Anda bisa melakukan introspeksi dan mengenali Apakah diri Anda termasuk pasangan posesif atau tidak.

Pengertian Pasangan Posesif

Sebelum membahas tentang ciri-ciri dari pasangan posesif Anda perlu mengetahui apa itu sifat posesif. Sifat posesif adalah sifat yang merasa ingin memiliki seutuhnya sehingga cenderung membuat pasangan merasa terkekang dan tidak memiliki kebebasan.

Sifat posesif dianggap sebagai sebuah ungkapan rasa cinta atau bahkan perhatian kepada pasangan akan tetapi terlalu berlebihan sehingga membuat hubungan kurang sehat. Pasangan yang selalu dikekang tentu merasa semakin tidak nyaman dalam menjalin hubungan. Penting bagi Anda untuk mengetahui ciri-ciri sifat ini terutama jika Anda juga merasa memiliki sifat tersebut.

Ciri-Ciri Pasangan dengan Sifat Posesif

Ada beberapa ciri-ciri seseorang yang menjadi pasangan posesif. Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri yang perlu Anda ketahui:

  1. Cemburu Berlebihan

Jika seseorang bingung lalu menanyakan pada diri sendiri Apakah saya pasangan yang posesif, tentu perlu untuk menganalisisnya. Dengan mengetahui ciri-ciri ini akan lebih mudah memahami apakah Anda termasuk dari sifat tersebut atau bukan. Ciri yang pertama dari sifat ini adalah memiliki rasa cemburu atau rasa takut kehilangan yang sangat berlebihan.

Rasa cemburu yang berlebihan membuat pasangan merasa tidak nyaman karena dengan siapapun bergaul akan selalu dicurigai. Bahkan ada juga yang melampiaskan rasa cemburu dengan hal-hal yang membahayakan.

  1. Tidak Menghargai Privasi Pasangan

Ciri selanjutnya yaitu tidak mampu menghargai privasi dari pasangan. Orang yang terlalu posesif tidak mengetahui batasan privasi dari pasangannya. Mereka menganggap bahwa apapun yang dilakukan oleh pasangan berhak untuk diketahui termasuk dengan siapa pasangan melakukan chatting atau apa saja yang ada di dalam handphonenya.

Sifat seperti ini sangatlah mengganggu dan lama-kelamaan akan merusak hubungan. Ketika seseorang tidak memiliki privasi pada saat masih dalam hubungan pacaran tentu akan merasa risih untuk membayangkan hubungan yang lebih serius.

  1. Senang Memerintah dan Mengendalikan Aktivitas Pasangan

Orang-orang yang posesif memang seringkali menganggap pasangan adalah objek yang bisa diperintah dan dikendalikan. Hal ini karena mereka merasa jika pasangan yang dimiliki adalah seperti barang yang sudah menjadi hak milik.

Orang-orang yang posesif membuat pasangan merasa lelah dan terkekang karena selalu saja dikendalikan aktivitasnya dan terlalu banyak diatur. Sebagai manusia tentu memiliki kebebasan untuk beraktivitas. Ada hak-hak yang harus dipenuhi oleh pasangan meskipun sudah dalam hubungan pernikahan.

  1. Berlebihan dalam Berekspektasi

Ciri pasangan ini yang lainnya adalah memiliki sifat yang berlebihan dalam berimajinasi atau berekspektasi. Orang yang positif bisa dilihat bagaimana ekspektasinya di awal hubungan.

Seseorang yang baru saja mengenal dan menjalin hubungan akan tetapi sudah berekspektasi mengenai pernikahan dan kehidupan rumah tangga tentu bisa saja menjadi ciri dari seseorang yang posesif. Berekspektasi tentang pernikahan adalah hal yang wajar akan tetapi jika justru membuat pasangan merasa risih.

  1. Memiliki Sifat Manipulatif

Pertanyaan yang wajar ketika hubungan yang dijalani terasa kurang sehat dan seolah menyakiti satu sama lain. Orang-orang yang posesif memiliki sifat manipulatif. Artinya orang-orang ini senang untuk memanipulasi perasaan pasangan misalnya saja membuatnya merasa kurang percaya diri serta merasa bersalah.

Contoh dari sifat manipulatif adalah ketika si posesif mengatakan bahwa pasangannya bukan orang yang cantik dan bukan orang yang pintar. Tujuannya adalah agar pasangan merasa tidak percaya diri dan enggan untuk mencari pasangan lain.

  1. Tidak Senang Mensupport Pasangan

Berikutnya yaitu ketika pasangan memiliki sebuah prestasi atau rencana di masa depan biasanya tidak akan memberikan support yang membuat pasangan semakin bersemangat. Hal yang terpikir justru tentang apa akibatnya apabila pasangan memiliki rencana misalnya studi ke luar negeri atau memiliki bisnis baru untuk hubungan mereka ke depannya.

Apabila ternyata prestasi atau rencana masa depan pasangan tersebut menyebabkan terjadinya kemungkinan pasangan menjauh, tentu tidak akan disetujui atau di support.

  1. Membatasi Pergaulan Pasangan

Penting bertanya pada diri Anda, Apakah saya memiliki sifat seperti ini sembari menatap di depan cermin. Anda tinggal membandingkan sifat Anda dengan ciri-ciri yang disebutkan termasuk Apakah anda senang membatasi pergaulan pasangan Anda atau tidak.

Jika Anda senang membatasi pergaulan pasangan dan senang mengatur pasangan tentu hal ini bisa menjadi tanda bahwa Anda adalah orang yang posesif. Dan apakah bertanya pada diri Anda, mengapa saya tidak memiliki teman bergaul.

  1. Berlebihan Saat Menghubungi

Orang yang memiliki sifat posesif biasanya juga memiliki kehidupan yang tidak seimbang. Jika Anda cenderung senang menghubungi pasangan secara berlebihan bahkan selalu saja ingin terhubung setiap saat, maka hal ini juga bisa menjadi indikasi bahwa Anda memiliki sifat yang posesif.

Orang yang posesif bisa saya menghubungi pasangan hingga puluhan kali dalam 1 jam. Apabila ditinggal pasangan sebentar saja atau beberapa jam tanpa kabar akan merasa sangat gelisah bahkan merasa curiga.

  1. Ingin Terus Bertemu

Memiliki sifat tersebut sangat menyiksa diri sendiri karena di dalam hati terlalu banyak ke kecurigaan terhadap pasangan. Hal ini membuat perasaan mudah stress juga tidak tenang karena tidak mempercayai pasangan. Ciri orang yang posesif adalah selalu ingin terus bertemu dan apabila merasa jauh akan terus memantau atau bahkan memata-matai.

  1. Senang Memata-Matai

Pasangan yang terus dimata-matai atau merasa terpantau akan sangat terganggu. Lama kelamaan perasaan bosan dan risih juga akan muncul sehingga bisa menyebabkan kehancuran dalam hubungan yang sudah terjalin.

Melihat diri sendiri lalu bertanya Apakah saya pasangan yang posesif, bisa membantu untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki hubungan menjadi lebih baik. Setelah mengetahui ciri-cirinya cobalah untuk membandingkan dengan sikap Anda selama ini. Jika ternyata Anda masuk dalam kategori posesif mulailah untuk lebih dewasa dengan lebih mempercayai pasangan serta menikmati hidup Anda agar lebih indah. Semoga informasi ini bermanfaat dalam hubungan percintaan Anda dan pasangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *